JAMDA HW KE V TRENGGALEK QOBILAH MI MUHAMMDIYAH TUMPUK
Salam Hizbul Wathan
Fastabikhul Khoirot
JamDa HW merupakan ajang kompetisi dalam kepanduan di organisasi muhammadiyah dan dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Nah, kali ini Perhelatan Jambore Daerah (JAMDA) ke-5 Hizbul Wathan Kwarda Trenggalek 2019 pada tanggal 25-27 Oktober di Kecamatan Suruh telah berakhir. Sejumlah 24 peserta dari Qabilah MI Muhammmadiyah Tumpuk juga telah selesai berlaga dan mempersembahkan kemampuan terbaiknya dilaga Jambore Daerah ke V ini. Qobilah MI Muhammadiyah Tumpuk terbagi menjadi dua kuntum putra dan putri dengan skuad pilihan dari masing-masing kelas dan terpilih baik dari fisik, materi kepanduan dan kesiapan mental dari masing masing siswa
Pada Jambore tahun 2019 ini Qobilah MI Muhammadiyah Tumpuk hanya mengirimkan dua kuntum. Dibandingkan dengan Jamda dua tahun yang lalu, memang tahun ini mengalami penurunan dari segi jumlah peserta yang di delegasikan ke Jamda V. Namun hal tersebut sudah diantisipasi dengan baik oleh pembina dan pendamping, sehingga semua perlombaan dan pertandingan dapat diikuti tanpa terkecuali.
Hasil kurang baik menimpa Qabilah MI Muhammadiyah Tumpuk. Dalam pertandingan kuntum hanya mampu mengumpulkan 2 tropi juara yaitu tropi juara 1 Tahfidz Putra dan Juara 3 Tahfidz Putri. Tentunya hasil ini sesuatu hal yang jauh dari target juara umum yang diinginkan tim dari Qobilah MIM Tumpuk. Dari target muhadarah putri dan yel yel putri pun juga tidak mampu meraih hasil optimal. Teknik kepanduan pun MI Muhammadiyah Tumpuk juga belum memenuhi target dari apa yang sudah diberikan oleh pembina HW (Ayahanda Oddy Purbo Sasmito dan BundaYeni ) dan kakak pembina dari MTs 3 Tugu yang merupakan alumni MI Muhammadiyah Tumpuk.
Rangkaian hasil tersebut menjadi evaluasi internal pembina dan juga sekolah. Disaat sekolah-sekolah jenjang Atfal sudah mulai berbenah, dan menyiapkan segala yang berkaitan dengan Hizbul Wathan, MI Muhammadiyah Tumpuk malah belum mampu muncul sebagai kekuatan yang diperhitungkan baik dari segi teknik kepanduan dan lainnya. Padahal pada rangkaian JAMDA empat tahun silam di Pule, Qobilah MI Muhammadiyah Tumpuk ini mampu meraih tropi lebih banyak dari pada tahun ini. Bagi Tim Skuad yang dikirimkan ini tidak ada yang harus disesalkan dan seharusnya di banggakan, sebab peserta (siswa) sudah sangat optimal berlatih dan menampilkan yang terbaik, walaupun waktu untuk berlatih peserta juga sangat sedikit dan mepet. Waktu berlatih siswa harus dibagi dengan kegiatan sekolah yaitu Ujian Tengah Semester 1. Begitupun dengan tim pendamping, baik orang tua wali dan bapak ibu guru lain dan pembina yang telah rutin memberikan bekal kepada para peserta. Perjuangan siswa MI Muhammadiyah Tumpuk ternyata masih tertinggal dengan sekolah lain yang menjadi juara umum.
“TROPI JUARA ADALAH SEBUAH BONUS DALAM PERTANDINGAN, TETAPI ILMU DAN PENGALAMAN ADALAH SEBUAH BEKAL MENUJU MASA DEPAN DAN MENJADIKAN PRIBADI YANG LEBIH BAIK”
Salam Hizbul Wathan
Oleh : Muhammad Nur Fredi
Fastabikhul Khoirot
JamDa HW merupakan ajang kompetisi dalam kepanduan di organisasi muhammadiyah dan dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Nah, kali ini Perhelatan Jambore Daerah (JAMDA) ke-5 Hizbul Wathan Kwarda Trenggalek 2019 pada tanggal 25-27 Oktober di Kecamatan Suruh telah berakhir. Sejumlah 24 peserta dari Qabilah MI Muhammmadiyah Tumpuk juga telah selesai berlaga dan mempersembahkan kemampuan terbaiknya dilaga Jambore Daerah ke V ini. Qobilah MI Muhammadiyah Tumpuk terbagi menjadi dua kuntum putra dan putri dengan skuad pilihan dari masing-masing kelas dan terpilih baik dari fisik, materi kepanduan dan kesiapan mental dari masing masing siswa
Pada Jambore tahun 2019 ini Qobilah MI Muhammadiyah Tumpuk hanya mengirimkan dua kuntum. Dibandingkan dengan Jamda dua tahun yang lalu, memang tahun ini mengalami penurunan dari segi jumlah peserta yang di delegasikan ke Jamda V. Namun hal tersebut sudah diantisipasi dengan baik oleh pembina dan pendamping, sehingga semua perlombaan dan pertandingan dapat diikuti tanpa terkecuali.
Perwalikan pengambilan tropi juara
Tropi keikutsertaan Jamda V
Hasil kurang baik menimpa Qabilah MI Muhammadiyah Tumpuk. Dalam pertandingan kuntum hanya mampu mengumpulkan 2 tropi juara yaitu tropi juara 1 Tahfidz Putra dan Juara 3 Tahfidz Putri. Tentunya hasil ini sesuatu hal yang jauh dari target juara umum yang diinginkan tim dari Qobilah MIM Tumpuk. Dari target muhadarah putri dan yel yel putri pun juga tidak mampu meraih hasil optimal. Teknik kepanduan pun MI Muhammadiyah Tumpuk juga belum memenuhi target dari apa yang sudah diberikan oleh pembina HW (Ayahanda Oddy Purbo Sasmito dan BundaYeni ) dan kakak pembina dari MTs 3 Tugu yang merupakan alumni MI Muhammadiyah Tumpuk.
Tim Skuad Qobilah MI Muhammadiyah Tumpuk
Rangkaian hasil tersebut menjadi evaluasi internal pembina dan juga sekolah. Disaat sekolah-sekolah jenjang Atfal sudah mulai berbenah, dan menyiapkan segala yang berkaitan dengan Hizbul Wathan, MI Muhammadiyah Tumpuk malah belum mampu muncul sebagai kekuatan yang diperhitungkan baik dari segi teknik kepanduan dan lainnya. Padahal pada rangkaian JAMDA empat tahun silam di Pule, Qobilah MI Muhammadiyah Tumpuk ini mampu meraih tropi lebih banyak dari pada tahun ini. Bagi Tim Skuad yang dikirimkan ini tidak ada yang harus disesalkan dan seharusnya di banggakan, sebab peserta (siswa) sudah sangat optimal berlatih dan menampilkan yang terbaik, walaupun waktu untuk berlatih peserta juga sangat sedikit dan mepet. Waktu berlatih siswa harus dibagi dengan kegiatan sekolah yaitu Ujian Tengah Semester 1. Begitupun dengan tim pendamping, baik orang tua wali dan bapak ibu guru lain dan pembina yang telah rutin memberikan bekal kepada para peserta. Perjuangan siswa MI Muhammadiyah Tumpuk ternyata masih tertinggal dengan sekolah lain yang menjadi juara umum.
“TROPI JUARA ADALAH SEBUAH BONUS DALAM PERTANDINGAN, TETAPI ILMU DAN PENGALAMAN ADALAH SEBUAH BEKAL MENUJU MASA DEPAN DAN MENJADIKAN PRIBADI YANG LEBIH BAIK”
Salam Hizbul Wathan
Oleh : Muhammad Nur Fredi




Comments